Sekolah Minggu dan Pernak-Perniknya

Raja yang Bijaksana

Posted on: November 12, 2007

Bahan Bacaan: 1Raja-raja 3:16-28

Suatu hari dua orang wanita datang ke hadapan Raja Salomo. Mereka
berebut anak. Keduanya sama-sama baru melahirkan. Mereka tinggal
bersama. Salah satu ibu karena tidur nyenyak tidak sadar menindih
bayinya. Bayinya akhirnya meninggal. Ibu itu lalu menukarkan bayinya.
Yang sudah mati ditukar dengan yang masih hidup. Saat ibu bayi yang
masih hidup bangun, dia kaget. Kenapa anakya mati? Lalu dia sadar itu
bukan bayinya.

Waktu dia melihat bayinya digendong temannya, dia marah. “Itu bayiku,
bayimu sudah mati. Kamu menukarnya dengan bayiku.” Ibu yang palsu
berkata, “Ini bayiku! Bayimu yang mati itu!” Ibu-ibu itu lalu ribut.
Tetangga-tetangganya melerai. Mereka mengusulkan agar perkara itu di
serahkan kepada Raja Salomo.

Kedua ibu itu pergi ke Istana. Mereka bertemu dengan raja Salomo. Di
depan raja mereka terus ribut. Ibu yang palsu maupun yang asli. Mereka
sama-sama menginginkan bayi yang masih hidup itu.

“DIAM!” tegur Raja Salomo. Dia sudah tidak tahan mendengar keributan.
Dia minta pengawalnya mengambil pedang. “Taruh bayi itu di depanku.
Daripada terus bertengkar, bayi ini kubagi dua saja!”

Ibu yang palsu berkata sambil tersenyum, “Iya, bagi dua saja bayinya
biar adil!”

Tetapi ibu yang asli menangis dengan keras sambil berkata, “Jangggann
… Tuanku Raja, jangan bunuh anakku. Biarlah wanita itu mengambil
anakku. Aku tidak mau anakku, Tuanku!”

Raja lalu berkata, “Ambil bayi itu, serahkan ke ibunya yang sedang
menangis itu. Dialah ibunya!” Lalu ibu yang palsu dihukum dan
dimasukkan ke penjara.

Raja Salomo tahu ibu yang asli tidak mungkin ingin melihat anaknya
dibunuh. Raja Salomo tidak benar-benar ingin membunuh anak itu. Hanya
untuk menguji. Raja Salomo sungguh raja yang penuh hikmat. Karena dia
selalu menyenangkan hati Tuhan.

“Tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya,
takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan
itulah akal budi.” (Ayub 28:28)

4 Tanggapan to "Raja yang Bijaksana"

terima kasih saya sangat tertarik dengan cerita sekolah minggu ini,cerita ini menjadi bahan persiapan saya untuk saya mengajar di anak-anak sekolah minggu saya.dan saya pesan kalau bisa masukan cerita sekolah minggu di alamat email agar kmu bs membagikan kepada org lain.terima kasih.

lebih bagus lagi kalo ada contoh kreatifitas untuk kelas balita,soale gue udah kehabisan bahan,

cerita ini sangat menjadi kekuatan bagi saya ketika saya duduk di bangku kelas 2 SMP, di mana Tuhan memberi hikmat kepada saya pada waktu hidup saya jauh dari Tuhan. saya banyak belajar dari Salomo. dan cerita ini adalah bagian yang menjadi berkat bagi saya sampai sekarang. Setelah saya membaca cerita ini saya kembali diajarkan oleh Tuhan bagaimana menjadi orang yang penuh hikmat.

terimakasih dari kisah ini saya dapat mengaplikasikan juga dlm khidupan sehari..harii…… sehingga namaTuhan di tinggikan.
isa gak kira-kira kasi untuk kisah2 yg lebih unik trus kususnya utk anak usia balita sampai playgroup… thxz sebelume……..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: