Sekolah Minggu dan Pernak-Perniknya

Menanamkan Rasa Tanggung Jawab dalam Membantu Orang Tua

Posted on: November 8, 2007

Bagaimana seorang anak Kristen harus bersikap di rumahnya bukan semata-mata tanggung jawab orang tuanya. Sekolah Minggu juga memiliki tanggung jawab untuk mengajarkan bagaimana seorang anak harus berlaku di rumah mereka. Sehubungan dengan edisi minggu ini, kita akan melihat bagaimana guru Sekolah Minggu dapat menanamkan rasa tanggung jawab anak untuk membantu orang tua mereka di rumah.

  1. Berikan teladan bagi murid-murid Anda.
    Jangan pernah memaksa anak untuk bisa membantu orang tua mereka dalam urusan pekerjaan rumah jika para guru Sekolah Minggu tidak dapat memberikan teladan yang baik. Teladan yang Anda berikan bisa berupa:

    1. Membersihkan ruangan kelas dan menata barang-barang yang tidak ada pada tempatnya.

    2. Dalam pembukaan ibadah, Anda dapat menyisipkan sedikit pesan moral dengan mengatakan kepada mereka, tentunya harus jujur, hal-hal yang sudah Anda kerjakan di rumah Anda sendiri sebelum berangkat Sekolah Minggu. Misalnya: “Selamat pagi adik-adik! Wah … hari ini cerah ya …. Tadi pagi waktu Kakak membantu Ibu Kakak menyapu halaman, Kakak melihat matahari yang baru saja terbit. Indah sekali!”

  2. Menceritakan kisah-kisah dalam Alkitab sehubungan dengan membantu orang tua.
    Banyak kisah dalam Alkitab yang dapat Anda gali mengenai anak- anak atau mereka yang setiap hari bertanggung jawab untuk membantu orang tua mereka. Misalnya:

    1. Daud yang membantu orang tuanya menggembalakan domba.
    2. Yakub yang membantu orang tuanya memasak.
    3. Anak-anak Yakub membantu orang tuanya bertani dan menggembalakan ternak-ternak mereka.
    4. Maryam membantu orang tuanya menjaga adiknya, Musa.
    5. Sem, Ham, dan Yafet yang membantu Nuh membuat bahtera.
    6. dll..

    Jika Anda menceritakan kisah-kisah tersebut semenarik mungkin, bukan tidak mungkin pula anak-anak yang Anda layani dapat mengerti arti pentingnya membantu orang tua mereka di rumah.

  3. Mengadakan kegiatan-kegiatan khusus.
    Untuk memotivasi anak-anak membantu orang tua mereka di rumah, beberapa kegiatan khusus bisa dilakukan, seperti:

    1. Membuat daftar tugas harian berisi pekerjaan-pekerjaan rumah yang mampu mereka lakukan. Setiap minggu daftar itu harus di bawa ke Sekolah Minggu dan sudah ditandatangani oleh orang tua mereka, sebagai konfirmasi bahwa mereka benar-benar melakukan pekerjaan tersebut. Berikan apresiasi berupa pujian yang tulus akan hasil usaha mereka.

    2. Lomba menulis kegiatan anak-anak Sekolah Minggu saat sedang di rumah. Jangan beritahukan bahwa yang akan diperhatikan oleh tim penilai adalah kegiatan-kegiatan mereka bekerja di rumah. Jika seluruh proses penilaian selesai, umumkan tujuan Anda meminta mereka menuliskan kegiatan rumah mereka, yaitu untuk mengetahui apakah mereka membantu orang tua mereka atau tidak. Sekalian juga nasehati mereka akan arti pentingnya membantu orang tua mereka.

    3. Saat melakukan program kunjungan, guru-guru Sekolah Minggu bisa juga sekaligus bertanya kepada orang tua mengenai kegiatan anak-anak di rumah. Jika ada laporan dari orang tua bahwa anak mereka sangat sulit membantu mereka melakukan pekerjaan ringan sekali pun, kita dapat membantu orang tuanya dengan melakukan pendekatan khusus kepada anak tersebut.

Petunjuk-pentunjuk di atas tidak akan membawa hasil yang sama bagi setiap anak. Kesabaran, ketekunan, dan doa dari Anda dalam menanamkan hal-hal positif berdasarkan firman Tuhan dalam hidup murid-murid Anda. Termasuk seluruh kegiatan mereka di rumah.

1 Response to "Menanamkan Rasa Tanggung Jawab dalam Membantu Orang Tua"

.tulisan ini sangat membantu saya
thanks😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: