Sekolah Minggu dan Pernak-Perniknya

Sekolah Minggu: Tempat Anak Mengenal Kristus

Posted on: Januari 23, 2008

Memasuki sebuah gereja saya sangat tertegun. Begitu banyak anak-anak yang juga duduk manis bersama dengan orang tuanya. Sementara tidak jauh dari gedung gereja, segelintir anak sedang bernyanyi riang bersama dengan guru sekolah minggu mereka. Apa yang sedang dilakukan anak-anak ini disini?

Ibadah yang seharusnya saya ikuti dengan penuh hikmat kali itu benar-benar terusik melihat anak-anak itu. Mengapa mereka tidak berada bersama teman-temannya yang lain mengikuti ibadah sekolah minggu? Apakah memang mereka diberi pilihan untuk mengikuti ibadah sekolah minggu atau tidak? Terlepas dari pilihan, seorang anak yang orang tuanya Kristen seharusnya tidak memberikan pilihan itu kepada mereka. Anak HARUS dibawa kepada Tuhan sejak mereka dini. Ya, mereka memang berada di gereja bersama dengan orang tuanya, akan tetapi apakah makanan yang diberikan sang pendeta kepada mereka dapat mereka cerna dengan baik dan dapat membantu mereka dalam pertumbuhan rohaninya?

Yesus mengenalkan akan kasih Tuhan kepada anak-anak dengan
menggendong, memeluk, dan meletakkan tangan di atas kepala mereka. Dengan cara seperti itulah anak harus dibawa kepada Tuhan, bukannya dibatasi jarak antara mimbar dan tempat duduk mereka di dalam gereja. Dalam sekolah minggu, sang guru yang benar-benar memiliki hati yang penuh kasih akan melakukan hal yang sama dengan Yesus. Sembari menceritakan kisah-kisah iman dalam Alkitab, sang guru akan membelai mereka, menyentuh tanpa membeda-bedakan, menggendong mereka yang membutuhkan pertolongan, dan meletakkan tangan di atas kepala anak-anak itu.

Lalu bagaimana dengan anak-anak yang hanya selalu ada dalam gereja tiap minggunya? Duduk bersama orang tuanya dan akhirnya gelisah saat firman Tuhan disampaikan. Ketika mereka menarik perhatian orang tuanya karena merasa tidak nyaman, mereka dicap sebagai anak nakal? Bawalah anak-anak mengikuti ibadah sekolah minggu, karena disitulah gereja dapat membawa mereka mengenal Kristus, tanpa aturan mengikat yang ditetapkan oleh orang dewasa. Seperti murid-murid yang melarang anak-anak kecil itu mendekat dan mengganggu Yesus yang sedang berbicara.

Apapun keberatan orang tua atau bahkan jika memang si anak yang tidak mau berkumpul bersama teman-teman kecilnya, gereja bertugas memberi pengertian kepada mereka dan dengan pertolongan Tuhan yang begitu mengasihi anak-anak ini, kita pasti mampu melakukannya.

Lihat juga di sini

About these ads

4 Tanggapan to "Sekolah Minggu: Tempat Anak Mengenal Kristus"

Setujuuu…. sejak dini anak-anak memang seharusnya di bekali dengan iman Kristus

Wah setuju banget, kasihan dong anak2 balita di kasih makan jagung goreng,,

makanya orangtua punya peran yang sangat besar akan kesertaanya membawa anaknya ke ibadah anak.

Puji Tuhan di tempat aku ibadah, ortu selalu di peringatkan untuk mebawa anak mereka ke sekolah minggu,

JBU

Bener banget tuh, tapi gimana ya cara bujuk anak2 yang lengekt banget ma orang tuanya? trus aku ada masalah nich, hm….ada anak sekolah minggu yang agak nakal jadi bisa pukul temennya dan banyak bicara waktu pujian jadi dia tidak mau nyanyi ataupun doa.
GBu

Salam hangat. Bagi Anda, orang tua atau Guru Sekolah Minggu yang memerlukan bahan ajar Sekolah Minggu, silakan download aneka gambar, buku mewarnai, puzzles, dan sebagainya di http://bahansekolahminggu.wordpress.com/ Juga tersedia bahan untuk anak-anak tuna rungu dan tuna wicara. 100% gratis, selamat melayani.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: