Posted by: Davida on: November 12, 2007
Bahan Bacaan: Lukas 15:1-7
Kemarin aku mengikuti kebaktian anak di gereja. Hari itu tidak seperti
biasanya. Yang datang bukan hanya teman-teman sekolah mingguku.
Teman-teman lain dari gereja lain juga datang.
Acara minggu itu istimewa sekali. Ruang gereja dihias penuh dengan
balon dan kertas warna. Guru-guruku yang biasanya tampil manis kali
ini tampil beda, lebih rapi. Banyak sekali pujian yang dinyanyikan.
Aku juga senang banyak lagu pujian yang dinyanyikan.
Saat firman Tuhan yang bercerita juga beda. Oh ternyata dia dari
gereja lain juga. Dia menyampaikan firman Tuhan tentang seorang
gembala yang punya 100 domba. Salah satu dombanya hilang. Gembala itu
tidak tenang. Dia pergi mencari satu dombanya yang hilang itu. Wah
ternyata ada di bibir jurang. Dengan perjuangan si gembala mengambil
dombanya yang hampir jatuh itu. Berhasil. Domba itu digendongnya
pulang. Si gembala pun senang sekali.
Ternyata, aku baru sadar. Domba yang hilang itu adalah aku. Sejak
lahir aku sudah berdosa dan hilang keselamatan. Tetapi Yesus,
Gembalaku menyelamatkan aku. Dia mati di kayu salib, menderita untuk
menebus dosaku.
Hari itu aku sadar, aku harus mengaku dengan mulut dan hatiku bahwa
Yesus adalah Juruselamatku. Walaupun dari lahir aku Kristen, tetapi
aku belum selamat. Aku harus menerima Yesus sebagai Tuhan dan
Juruselamatku dulu baru aku selamat.
Terima kasih Tuhan Yesus, hari ini aku menerima-Mu sebagai Tuhan dan
Juruselamat hidupku. Terima kasih Gembalaku, karena sudah mencari,
menemukanku, dan membawa ku pulang.
“Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan,
dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan
Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.” (Roma 10:9)
Komentar Terakhir