Posted by: Davida on: November 12, 2007
Bahan bacaan: Keluaran 2:1-10
Orang Israel pernah tinggal di tanah Mesir. Mereka menduduki daerah
yang bernama Tanah Gosyen. Semakin hari orang Israel bertambah banyak.
Orang Mesir ketakutan kekuatan orang Israel. Mereka takut kalau-kalau
bangsa Israel akan menguasai Mesir. Akhirnya keluarlah peraturan. Bayi
laki-laki orang Israel yang baru lahir harus dibunuh atau dibuang ke
sungai Nil!
Pak Amram adalah orang Israel. Isterinya baru saja melahirkan bayi
laki-laki. Mereka takut bayi mereka diambil tentara Mesir dan dibuang
ke Sungai Nil. Mereka lalu menaruh bayi mereka di pinggir Sungai Nil,
tempat permaisuri Mesir biasanya mandi. Bayi itu dimasukkan dalam
keranjang dan dijaga kakak perempuannya yang sembunyi di balik pohon.
Tuhan menolong bayi itu. Permasuri raja Mesir mendengarnya menangis.
Lalu bayi itu diambilnya. Dia mengatakan mau mengangkat anak itu
menjadi anaknya. Tetapi dia bingung, siapa yang akan menyusui bayi
itu.
Tiba-tiba kakak perempuan bayi itu keluar dari tempat sembunyinya. Dia
mengatakan ada ibu yang bisa menyusui bayi itu. Permaisuri pun senang.
Akhirnya bayi itu kembali lagi kepada ibunya. Mereka tidak takut lagi
bayi mereka akan dibunuh. Bayi itu sekarang menjadi anak raja. Ibunya
bahagia sekali. Oleh permaisuri bayi itu diberi nama, “MUSA”.
“Allah bagi kita adalah Allah yang menyelamatkan,
ALLAH, Tuhanku, memberi keluputan dari maut.” (Mazmur 68-21)
Komentar Terakhir